Sinopsis :
Orang Kristen sendiri, bukan sedikit yang berpendapat bahwa Allah Trinitas adalah doktrin yang paling sukar dimengerti dan dijelaskan. Bahkan, banyak yang menganggap doktrin ini adalah tidak masuk akal, paling lemah dari semua doktrin Kristen, sehingga mampermalukan orang Kristen. Bersamaan dengan itu, pada satu
sisi, doktrin ini dianggap sepi oleh banyak gereja, alasannya karena doktrin ini sudah final pada konsili abad ke-4, sehingga tidak perlu lagi dibahas. Selain itu, doktrin ini dianggap sangat rawan kesesatan apabila masih terus dibahas. Di sisi lain, ajaran anti-trinitarian kembali muncul ke permukaan gereja dan membingungkan banyak warga, seperti arianisme, unitarianisme, sabellianisme, modalisme, subordinasionisme dan lain sebagainya. Buku “Allah Trinitas: Suatu Sistem Kepercayaan Logis-Theologis Kristen” membukakan bahwa semua anggapan dan pendapat ini adalah mitos, dan semua ajaran anti-trinitaritas adalah heresi, sebaliknya buku ini menegaskan bahwa Allah Trinitas adalah doktrin yang paling istimewa dari semua doktrin Kristen.
Semua doktrin Kristen dibangun di atas, ditopang oleh dan berdiri teguh pada doktrin Allah Trinitas. Buku ini memuat kajian doktrin yang komprehensif. Kajian integratif analogis mengenai keunikan doktrin Allah Trinitas dibahas dalam bab dua; kajian theologia filosofika mengenai sistem kepercayaan logis-theologis doktrin Allah
Trinitas dikemukakan pada bab tiga. Pada bab empat dan lima, penulis membukakan kajian theologia kontemporer mengenai pandangan-pandangan anti-trinitarian dan analogi-analogi yang tidak logis-theologis. Selanjutnya pada bab keenam, penulis menegaskan bahwa Alkitab adalah firman dari dan tentang Allah Trinitas, sebagai kajian biblikal-sistematika. Bab ketujuh tentang kajian historika mengenai rumusan-rumusan doktrinal dengan menegaskan “benang merah” doktrin Allah Trinitas yang am. Buku ini diakhiri dengan dua bab kajian theologia praktika, baik pengajaran maupun misi trinitarian.