Kepemimpinan Ali bin Abi Thalib dalam surat surat yang terkumpul di Nahjul Balaghah (Kajian Hegemoni Antonio Gramsci)
Buku ini adalah hasil penelitian yang menganalisa kepemimpinan Ali
Bin Abi Thalib ketika menjabat menjadi Khalifah dalam Khulafa Ar
Rasyidin yang menjabat dari tahun 656-661M, penelitian ini berdasarkan
surat surat yang terkumpul dalam sebuah kitab yang bernama Nahjul
Balaghah yang berisi kumpulan khutbah,surat dan kata Mutiara dari Ali
bin Abi Thalib yang dikumpulkan oleh sorang ulama sekaligus penyair yang
dikenal dengan nama Syarif Radhi.
Penelitan ini dikaji menggunakan teori hegemoni Antonio Gramsci,
alasan peneliti menggunakan teori ini adalah karena toeri ini merupakan
teori sastra yang memilki fokus dalam kepemimpinan, kekuasaan,
pemerintahan dan hubungan antara masyarakat dan penguasa. Penelitian ini
juga menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif, metode ini
dipilih karena metode kualitatif adalah metode muliti dimensi yang
berfokus pada nilai nilai sosial yang dalam penelitian sosiologi sastra
di teliti bukan dari kejadian sosial melainkan dari kata, frasa dan
kalimat.
Setelah melakuakn penelitian, peneliti menemukan bahwa berdasarkan
surat surat yang terkumpul dalam nahjul balaghah bisa disimpulkan bahwa
Ali bin Abi Thalib dalam menjalankan hegemoninya sangat berpegang teguh
pada ideologi islam yang juga sangat mementingkan nilai consent atau persetujuan masyarkat dan Ali juga beberapa kali terlibat dalam War of Position atau perang untuk pertahanan dan tidak pernah memulai War of Maneuver atau
peperangan ofensif. Selain itu setelah menyelesaikan penelitian ini,
peneliti juga mengajukan beberapa saran diantaranya adalah bagi para
peneliti lain untuk mengkaji Nahjul Balaghah mengingat kitab ini
berotasi pada salah satu tokoh paling penting dalam sejarah islam.