Dilihat 521 | 0 Terjual
Kuatnya nuansa profetik-sufistik dalam novel ini dibuktikan dengan unsur
sastra yang memikat, menggelitik kesadaran dan menggairahkan rasa
keagamaan. Dibumbui dengan sensasi dan perenungan nilai-nilai spiritual
di lubuk hati yang sublim. Tema moralitas (Mustika Budi) dipadu dengan
muhasabah atau introspeksi diri (Mustika Hati), serta berbuhul pada
kesejatian diri yang spiritualistik dan transedental (Mustika Diri
Sejati). Kemudian diolah dan diramu ke dalam kisah cinta yang menerima
dan memberi dan mengikuti unsur inderawi secara simbolik dengan realitas
yang lebih tinggi menembus dimensi langit spiritualitas, bahkan
menyingkap sisi insaniah menuju keilahiahan, yang merupakan unsur
jiwa/ruhani. Menjadi manifestasi kesejatian cinta, bak benang dan
tenunan yang rindu kembali kepada kapas, atau umpama seruling bambu yang
rindu kembali ke pokok dan rumpunnya.
Selain itu, nuansa religiusitasnya sangat terasa ke sanubari terdalam,
membumi dari sisi kemanusiaan universal, dan menembus langit ruhani
dengan kerlap-kerlip cahaya cinta insaniah menuju cinta ilahiah.
Realitas ceritanya tampak pada kehidupan sehari-hari sang tokoh yang
banyak memetik hikmah pada setiap detak dan detik derap kehidupannya,
sehingga sang tokoh senantiasa melakukan kontemflasi untuk menikmati
setiap perjalanan spiritual dan intelektual dengan batin yang damai dan
tenang. Sebab, rasa cinta Ilahi tertanam di kalbunya. Kemudian keteguhan
para tokoh untuk istiqamah menggapai makna religiusitas yang dikemas
dengan lembut, haru, anggun dalam pesona iman dan etika ketimuran
(Indonesia).
Lebih banyak
Tentang Buku
441
Halaman
441
Menit
-
Kata
Judul : MUSTIKA BERSULAM EMAS
Pengarang : Irwanto Al-Krienciehie
Ukuran : 20 cm x 14 cm
Tebal : 247 Halaman
ISBN : 78-623-9036-49-2
Lebih banyak
Penerbit Adab
0
Terjual
0
Lencana