Buku ini membahas tentang Pengelolaan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan.
Buku ini penulis kontribusikan untuk dunia angkutan di Indonesia. Buku
ini terdiri dari dua belas bab. Bab pertama membahas tentang Kebijakan
Pengembangan Moda SDP yang meliputi Peran & Fungsi Moda ASDP dalam
Sistem Transportasi, Karakteristik Moda Angkutan Sungai Danau dan
Penyeberangan, Kendala Operasional Moda Angkutan Sungai Danau dan
Penyeberangan dan Arah Pengembangan Angkutan Sungai Danau dan
Penyeberangan. Bab kedua membahas tentang Otonomi Daerah dalam
Penyelenggaraan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan yang meliputi
Konsep Otonomi Daerah, Kewenangan Pemerintah Daerah Dalam Moda Angkutan
Sungai, Danau dan Penyeberangan dan Kebijakan Pengembangan ASDP dalam
Dokumen Tatanan Transportasi Wilayah & Lokal.
Bab ketiga membahas tentang Karakteristik Muatan Kapal ASDP yang
meliputi Aspek Kelembagaan dalam Penyelenggaraan Angkutan Sungai, Danau
dan Penyeberangan, Pembuat Kebijakan (Regulator) Dalam
Penyelenggaraan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan, Operator
Pelabuhan Sungai, Danau dan Penyeberangan dan Operator Kapal Angkutan
Sungai, Danau dan Penyeberangan. Bab keempat membahas tentang
Karakteristik Muatan Kapal Angkutan Sungai, Danau dan
Penyeberangan yang meliputi Karakteristik Muatan Kapal Angkutan Sungai,
Danau dan Penyeberangan dan Penanganan dan Pengaturan Muatan. Bab kelima
membahas tentang Pengembangan Jaringan Moda SDP yang meliputi
Pengembangan Jaringan Moda Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan,
Konsep Jaringan Angkutan Penyeberangan, Konsep Jaringan Angkutan Sungai
dan Danau dan Perencanaan Jaringan Angkutan Sungai, Danau dan
Penyeberangan.
Bab keenam membahas tentang Perencanaan Operasional Angkutan Sungai,
Danau Dan Penyeberangan yang meliputi Model-Model Peramalan Permintaan
Angkutan, Analisa Peramalan Permintaan Angkutan, dan Contoh Studi Kasus
Peramalan Permintaan Jasa Angkutan Penyeberangan Bojoe-Kolaka. Bab tujuh
membahas tentang Perencanaan Operasional ASDP, Perencanaan Frekuensi
Keberangkatan Kapal, Perencanaan Jumlah Armada ASDP dan Perencanaan
Jadwal Operasional ASDP. Bab kedelapan membahas tentang perizinan ASDP
yang meliputi Perizinan Angkutan Penyeberangan dan Perizinan Angkutan
Sungai dan Danau. Bab kesembilan membahas tentang Tarif ASDP yang
meliputi Komponen Biaya Operasional Kapal, Analisa Penentuan Tarif
Angkutan dan Analisa Kemampuan dan Kemauan Membayar (Ability To Pay & Willingness To Pay).
Bab kesepuluh membahas tentang Standar Pelayanan Minimal ASDP yang
meliputi Definisi Standar Pelayanan Minimal, Pemberlakuan Standar
Pelayanan Minimal, Komponen Standar Pelayanan Minimal, dan Penilaian
Capaian Standar Pelayanan Minimal. Bab sebelas membahas tentang Angkutan
Perintis Pada Moda ASDP yang meliputi Definisi dan Urgensi Angkutan
Perintis, Identifikasi Tingkat Keperintisan ASDP, dan Subsidi Angkutan
Perintis. Bab dua belas membahas tentang Keterpaduan Moda ASDP Dengan
Moda Yang Lain yang meliputi Konsep Multimoda dan Kebijakan Keterpaduan
Moda ASDP