Dilihat 571 | 0 Terjual
Daun
alpukat (Persea americama miller) merupakan
limbah dari perkebunan alpukat setelah dilakukan pemangkasan cabang.
Pemangkasan cabang diperlukan karena akan berdampak lansung pada factor
lingkungan dan keberlanjutan budidaya
alpukat. Namun saat ini limbah dari perkebunan alpukat kurang dimanfaatkan oleh
masyarakat sebagai pakan ternak, sama halnnya seperti tanaman paitan. Tanaman
paitan (Tithonia diversifolia)
merupakan tanaman semak yang berpotensi besar untuk dijadikan pakan ternak
namun masih kurang termanfaatkan dengan baik , hanya sebagian orang yang
mengunakannya sebagai mulsa atau pestisida alami dan belum banyak dimanfaatkan
sebagai pakan ternak terutama ruminansia. Tanaman paitan dan daun alpukat dapat
dijadikan sebagai pakan alternatif bagi ternak ruminansia. Namun kendala dari
pengunaan tanaman paitan dan daun alpukat adalah zat anti gizi seperti asam fitat, tanin, saponin, oksalat, alkaloid
dan flavonoid. Faktor pembatas tersebut, baik zat yang lansung terkandung dalam
bahan pakan maupun melalui produk metabolisme pada ternak, dapat menganggu
penggunan pakan. Selain itu, dapat mempengaruhi kesehatan dan produksi ternak
melalui mekanisme penurunan asupan nutrisi, gangguan pencernaan dan
penyerapan serta menyebabkan efek
samping yang merugikan. Kandungan zat antinutrisi yang paling banyak di titonia
dan daun alpukat adalah asam fitat dan tanin. Kandungan asam fitat dan
tanin yang tinggi pada tanaman tittonia
dan daun alpukat menyebabkan rasa pahit , sehingga kurang disukai oleh ternak. Asam fitat dalam suatu
bahan pakan juga dapat mengangu penyerapan mineral karena asam fitat memiliki
chelating agent yang dapat mengikat mineral sehingga ketersediaan biologis mineral tersebut menurun. Pada ternak kambing
perah , konsentrasi pemberian titonia yang tinggi membuat rasa susu kambing
terasa agak pahit. Sehingga dilakukanlah fermentasi tithonia dengan mengunakan lactobacillus bulgaricus yang mampu
mereduksi kadar asam fitat pada titonia dan meningkatkan kadar mineral fosfor
sehingga mampu dimanfaatkan mikroba
rumen untuk pertumbuhan dan aktivitasnya. Kombinasi dari Tithonia diversifolia
dengan daun adpukat serta penggunaan konsentrat berbahan lokal akan dapat
menekan biaya ransum dari usaha kambing perah karna bahan-bahan ini merupakan
bahan lokal dan mudah didapat. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi
dan solusi serta pemanfaatan dari bahan pakan local dan limbah limbah
perkebunan dalam rangka mewujudkan ketahanan pakan, yang muaranya untuk
mendukung program ketahanan pangan serta menunjang program swasembada susu yang
dicanangkan pemerintah.
Lebih banyak
Tentang Buku
131
Halaman
131
Menit
28.164
Kata
Judul : Potensi Kombinasi Tithonia diversifolia dengan daun alpukat Persea americana mille Sebagai Pakan Alternatif Ternak Kambing
Penulis :
Dr. Roni Pazla, S. Pt, MP.
Prof. Dr. Ir. Novirman Jamarun, M. Sc.
Gusri Yanti, SP, MP.
Dwi Nanda Indah Sari, S.Pt.
Indra Saputra, S.Pt.
Selmia Susanti, S.Pt.
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Tebal : 131 Halaman
NO ISBN : 978-623-497-057-9
Tahun Terbit : NoveMBER 2022
Lebih banyak
Penerbit Adab
0
Terjual
0
Lencana